Langsung ke konten

MDR QRIS: Tarif Terbaru, Siapa yang Menanggung, dan Cara Menghitungnya

MDR QRIS adalah biaya yang ditanggung merchant, bukan pembeli. Simak tarif per kategori sejak 1 Oktober 2026, contoh hitungan, dan dampaknya ke harga jualmu.

13 menit baca Tim TumbuhBareng
Ilustrasi flat ponsel menampilkan kode QR di tengah, diapit tumpukan koin, lencana persen, dan struk pembayaran bertanda centang

MDR QRIS adalah biaya jasa yang dikenakan penyedia jasa pembayaran kepada merchant untuk setiap transaksi QRIS, dengan besaran yang ditetapkan Bank Indonesia. Sejak 1 Oktober 2026, tarifnya 0% untuk transaksi sampai Rp100.000 di semua kategori merchant, dan 0% sampai Rp500.000 untuk usaha mikro. Biaya ini ditanggung penjual, bukan pembeli.

Banyak artikel lama masih menulis tarif sebelum perubahan itu, dan judul "QRIS gratis" sering dibaca terlalu jauh. Panduan ini merangkum tarif resmi yang berlaku, cara menghitung biaya QRIS per transaksi, bedanya dengan biaya QRIS online di payment gateway, dan cara memasukkannya ke harga akses komunitas atau kelasmu. Isinya informasi umum, bukan nasihat keuangan atau hukum.

Apa itu MDR QRIS

MDR adalah singkatan dari Merchant Discount Rate. Menurut penjelasan Bank Indonesia, MDR QRIS adalah biaya jasa yang dikenakan Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) kepada merchant saat bertransaksi menggunakan QRIS. Merchant di sini berarti siapa pun yang menerima pembayaran, termasuk kreator yang menjual kelas atau keanggotaan.

Uangnya tidak masuk ke Bank Indonesia. Halaman yang sama menyebut BI sebagai regulator tidak mengambil bagian, dan biaya ini sepenuhnya diberikan kepada industri: lembaga issuer, acquirer, switching, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN).

Diagram alur tiga kotak: pembeli membayar Rp149.000, penyedia jasa pembayaran memotong MDR 0,7 persen sebesar Rp1.043, dan merchant menerima Rp147.957. Di bawahnya tertulis MDR dibagi ke industri, bukan ke Bank Indonesia
Pembeli membayar sesuai harga, lalu MDR dipotong dari sisi merchant. Angka contoh memakai tarif 0,7% pada seluruh nominal. Ilustrasi: TumbuhBareng

Jadi, MDR bukan biaya yang dibayar pembeli di luar harga. MDR adalah urusan penjual dengan penyedia layanannya. Kalau kamu menerima pembayaran dengan QRIS, potongan inilah yang menentukan selisih antara harga jual dan uang yang kamu terima.

Bagi kreator, memahami MDR penting karena iuran berulang setiap bulan. Potongan kecil pada satu transaksi akan berulang pada setiap anggota, sehingga layak dihitung sejak kamu menetapkan harga, bukan setelah komunitasnya berjalan.

Tarif MDR QRIS per kategori merchant

Tabel berikut menyalin ketentuan pada halaman MDR QRIS Bank Indonesia, yang terakhir diperbarui 19 Oktober 2026 dan merujuk ke Siaran Pers BI No. 28/159/DKom tanggal 17 Agustus 2026.

Jenis merchant Kategori Nominal per transaksi MDR
Reguler Usaha Mikro (UMI) Sampai Rp500.000 0%
Reguler Usaha Mikro (UMI) Lebih dari Rp500.000 0,3%
Reguler Usaha Kecil, Menengah, Besar (UKE, UME, UBE) Sampai Rp100.000 0%
Reguler Usaha Kecil, Menengah, Besar (UKE, UME, UBE) Lebih dari Rp100.000 0,7%
Khusus Pendidikan Sampai Rp100.000 0%
Khusus Pendidikan Lebih dari Rp100.000 0,6%
Khusus SPBU Sampai Rp100.000 0%
Khusus SPBU Lebih dari Rp100.000 0,4%
Khusus BLU, PSO, G2P (misalnya bansos), P2G (misalnya pajak, paspor), dan donasi sosial nirlaba Semua nominal 0%
Diagram batang lima kategori merchant: usaha mikro 0 persen sampai Rp500.000 lalu 0,3 persen, usaha kecil menengah besar 0 persen sampai Rp100.000 lalu 0,7 persen, pendidikan lalu 0,6 persen, SPBU lalu 0,4 persen, serta BLU, PSO, G2P, dan P2G 0 persen
Ambang Rp100.000 dan Rp500.000 menentukan tarif setiap transaksi. Panjang batang hanya skema, bukan skala nominal. Ilustrasi: TumbuhBareng

Ada satu hal yang perlu kamu waspadai saat mencari rujukan. Saat kami cek pada 31 Oktober 2026, halaman utama QRIS Bank Indonesia masih menampilkan tabel lama tanpa ambang Rp100.000. Halaman MDR di atas dan siaran pers 17 Agustus 2026 lebih baru, jadi keduanya yang kami pakai. Pengumuman BCA kepada merchant juga memuat ambang yang sama.

Apa yang berubah sejak 1 Oktober 2026

Perubahan utamanya sederhana: usaha kecil, menengah, dan besar kini mendapat tarif 0% untuk transaksi sampai Rp100.000, dari sebelumnya 0,7%. Fasilitas usaha mikro sampai Rp500.000 tetap dilanjutkan, jadi tidak ada perubahan untuk kategori itu.

Agar tidak tertukar dengan artikel lama, berikut riwayat singkat aturan MDR QRIS menurut sumber yang kami buka.

Waktu Ketentuan Sumber
Januari 2020 0,7% untuk hampir semua transaksi, pendidikan 0,6%, SPBU 0,4% The Jakarta Post
Sampai 30 Juni 2023 Keringanan 0% untuk usaha mikro GNFI
Juli 2023 Usaha mikro menjadi 0,3% Bisnis.com
1 Desember 2024 Usaha mikro 0% sampai Rp500.000, naik dari batas Rp100.000 Infobank
1 Oktober 2026 Tambahan 0% sampai Rp100.000 untuk seluruh kategori merchant Bank Indonesia

Judul seperti "QRIS gratis untuk semua merchant" perlu dibaca sampai isinya. Tarif 0% untuk semua kategori punya batas nominal. Di atas batas itu, tarif lama tetap berjalan. Perubahan ini paling terasa bagi merchant yang transaksinya kecil. Kalau kamu menjual kelas seharga jutaan rupiah, hitunganmu praktis tidak berubah.

Siapa yang menanggung biaya QRIS

Yang menanggung adalah merchant. Bank Indonesia menulis bahwa biaya MDR ditanggung oleh merchant dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen. Pada 2023, juru bicara BI juga menegaskan bahwa pedagang dilarang mengenakan biaya MDR atau biaya tambahan (surcharge) kepada pembayaran pengguna QRIS.

Dalam praktik, aturan ini berarti tiga hal bagi penjual:

  1. Jangan menambah "biaya QRIS" di tagihan. Iuran Rp99.000 tetap Rp99.000 saat dibayar dengan QRIS.
  2. Jangan menulis harga berbeda khusus QRIS. Harga yang naik hanya karena pembeli memilih QRIS sama saja dengan biaya tambahan.
  3. Jangan menaruh syarat minimal transaksi hanya untuk menghindari potongan. Lebih baik atur harga produk secara umum.

Poin ketiga adalah saran kami sebagai praktik yang aman, bukan kutipan aturan. Kalau kamu menemukan situasi yang tidak jelas, tanyakan ke penyedia QRIS-mu, karena merekalah yang menjalankan perjanjian dengan merchant.

Aturan ini juga memengaruhi cara kamu menulis pesan kepada anggota. Saat mengirim tagihan atau pesan sambutan, cukup sebut harga dan cara bayarnya, tanpa baris tambahan untuk biaya QRIS. Anggota pun melihat angka yang sama dengan yang tertulis di halaman komunitasmu.

Cara mengetahui kategori merchant

Tarifmu bergantung pada kategori yang tercatat di penyedia QRIS, bukan pada anggapanmu sendiri. Karena itu, langkah pertama adalah memeriksa data merchant di aplikasi atau dasbor penyediamu.

Sebagai gambaran, FAQ Bank Sahabat Sampoerna menyebut kategori merchant digolongkan menurut aset atau omzet. Dokumen itu mencantumkan omzet sampai Rp300 juta untuk UMI, lebih dari Rp300 juta sampai Rp2,5 miliar untuk UKE, lebih dari Rp2,5 miliar sampai Rp50 miliar untuk UME, dan di atas Rp50 miliar untuk UBE. Kolom tarif di dokumen tersebut sudah lama, jadi ambil penggolongannya saja. Kami belum menemukan halaman BI yang memuat batas ini, jadi perlakukan sebagai contoh dari satu bank.

Batas itu juga berbeda dari kriteria UMKM dalam PP 7/2021, yang menempatkan usaha mikro pada hasil penjualan sampai Rp2 miliar per tahun. Artinya, status usaha mikro di dokumen lain belum tentu sama dengan kategori di QRIS.

Kategori "Pendidikan" juga jangan diasumsikan. Kelas online milik kreator belum tentu tergolong ke sana. Tanyakan saat mendaftar, seperti dibahas di panduan membership berbayar dengan QRIS. UKMIndonesia menyarankan merchant memverifikasi ulang kategorinya, karena ada merchant kecil yang tercatat di kategori yang kurang tepat.

Cara menghitung biaya QRIS

Rumusnya pendek: MDR = nominal transaksi x tarif kategori. Karena tabel BI memakai nominal per transaksi, jumlah transaksi dalam sehari tidak mengubah tarif. Sepuluh iuran Rp99.000 dari sepuluh anggota tetap masing-masing kena 0%.

Lima kartu bernomor: cek kategori, ambil nominal, cari tarif, tambah biaya, dan cek uang bersih
Hitung per transaksi, lalu bandingkan uang bersih dengan target per anggota. Ilustrasi: TumbuhBareng

Tabel berikut adalah hitungan kami dari tarif BI untuk beberapa harga yang umum di keanggotaan dan kelas. Harga di bawah hanya contoh, bukan patokan. Kami mengasumsikan tarif dikenakan pada seluruh nominal transaksi, karena tabel BI tidak merinci pemisahan bagian di atas ambang. Cocokkan dengan laporan penyelesaian dana dari penyediamu.

Nominal transaksi Usaha mikro Kecil, menengah, besar Pendidikan
Rp49.000 Rp0 Rp0 Rp0
Rp99.000 Rp0 Rp0 Rp0
Rp149.000 Rp0 Rp1.043 Rp894
Rp299.000 Rp0 Rp2.093 Rp1.794
Rp500.000 Rp0 Rp3.500 Rp3.000
Rp750.000 Rp2.250 Rp5.250 Rp4.500
Rp990.000 Rp2.970 Rp6.930 Rp5.940

Lalu, apakah harga sedikit di atas ambang merugikan? Hanya pada rentang yang sangat sempit. Pada tarif 0,7%, harga Rp100.500 menyisakan sekitar Rp99.797, sedikit di bawah harga Rp100.000. Namun mulai sekitar Rp100.705, uang yang kamu terima sudah melewati Rp100.000. Pada usaha mikro, titik serupa ada di sekitar Rp501.505.

Tiga kartu harga pada tarif 0,7 persen: Rp100.000 bersih Rp100.000, Rp100.500 bersih sekitar Rp99.797, dan Rp105.000 bersih Rp104.265, dengan titik impas sekitar Rp100.705
Hitungan TumbuhBareng dari tarif 0,7%. Hanya harga yang sangat dekat dengan ambang yang menyisakan lebih sedikit. Ilustrasi: TumbuhBareng

Jadi, jangan menurunkan harga Rp149.000 ke Rp99.000 hanya demi menghindari MDR. Potongan Rp1.043 jauh lebih kecil daripada selisih harga Rp50.000. Tetapkan harga dari nilai yang kamu tawarkan, seperti dibahas di membership fee, lalu perlakukan MDR sebagai satu baris biaya.

Tabel di atas juga membantu membandingkan iuran bulanan dan paket tahunan. Untuk merchant usaha kecil, 12 kali iuran Rp99.000 berjumlah Rp1.188.000 dengan MDR Rp0, karena tiap transaksi berada di bawah ambang. Paket tahunan Rp990.000 kena MDR Rp6.930 sekali bayar. Angka MDR saja jarang menjadi penentu, karena kamu juga perlu menimbang uang yang masuk di depan dan pekerjaan menagih setiap bulan.

Skalanya pun bisa kamu hitung cepat. Dengan 100 anggota beriuran Rp149.000 pada tarif 0,7%, total MDR sekitar Rp104.300 per bulan dari pendapatan Rp14.900.000.

Biaya QRIS online di payment gateway

Istilah QRIS online biasanya mengacu pada QRIS yang muncul di halaman pembayaran, atau QRIS Tanpa Tatap Muka yang menurut BI bisa dibagikan lewat gambar, katalog, atau invoice. BCA menyatakan penyesuaian MDR berlaku untuk segala bentuk transaksi QRIS, termasuk dinamis, statis, dan integrasi API.

Namun kalau kamu memakai payment gateway, yang berlaku adalah daftar harga gateway tersebut. Gateway bisa menambahkan biaya layanannya sendiri, sehingga MDR 0% belum tentu berarti potongan Rp0.

Tiga kolom lapisan biaya: QRIS milik sendiri hanya MDR, QRIS lewat gateway berisi tarif metode dan biaya pemrosesan, platform komunitas berisi biaya pembayaran dan biaya transaksi
Lapisan biaya berbeda menurut cara kamu menerima pembayaran. Bandingkan total potongannya, bukan satu angka tarif. Ilustrasi: TumbuhBareng

Berikut dua contoh tarif publik yang kami lihat pada 31 Oktober 2026. Harga bisa berubah, jadi cek lagi di halaman masing-masing.

Gateway Yang tertulis untuk QRIS Catatan
Xendit 0,70% (termasuk PPN, untuk transaksi di atas Rp100.000) ditambah biaya pemrosesan Rp4.000 Halaman menyebut setiap transaksi dikenakan biaya pemrosesan tetap
Midtrans 0,7% per transaksi sukses untuk merchant reguler Dokumentasi diperbarui sekitar 12 bulan lalu, jadi konfirmasikan penerapan ambang terbaru

Dengan angka Xendit di atas, transaksi Rp149.000 kena sekitar Rp1.043 + Rp4.000 = Rp5.043, atau sekitar 3,4% dari harga. Untuk transaksi Rp99.000, catatannya mengisyaratkan tarif 0,70% tidak berlaku, tetapi biaya pemrosesan tetap perlu kamu pastikan. Di sinilah gateway terasa berat untuk iuran kecil. Sebaliknya, gateway memberi hal yang tidak ada di QRIS statis: nominal terisi otomatis dan status lunas tercatat sendiri. Pertimbangan beralihnya ada di panduan membership berbayar dengan QRIS dan website membership.

Memasukkan biaya ke harga akses komunitas

Bagi kreator, pertanyaan pentingnya bukan berapa tarif MDR, melainkan berapa uang bersih per anggota. Hitung dari belakang: tentukan uang bersih yang kamu perlukan, lalu cari harganya.

Rumusnya: harga = uang bersih yang diinginkan / (1 - total persentase potongan). Misalnya kamu ingin menerima Rp200.000 dari setiap penjualan dengan tarif 0,7%. Hasilnya sekitar Rp201.410, yang bisa dibulatkan ke Rp202.000. Harga ini berlaku sama untuk semua pembeli, sehingga berbeda dari biaya tambahan khusus QRIS. Cara menyusun tingkat harganya dibahas di cara monetisasi komunitas.

Kalau komunitasmu berjalan di platform, biaya platform dihitung terpisah dari MDR. Di halaman harga TumbuhBareng, paket Rintis Rp99rb per bulan mencantumkan biaya transaksi 7%, dan paket Tumbuh Rp499rb per bulan mencantumkan biaya transaksi 2,5%. Harga bisa berubah, jadi cek halamannya sebelum menghitung.

Simulasi berikut memakai iuran Rp149.000 dan merchant usaha kecil. Kami mengasumsikan kedua persentase dihitung dari iuran.

Komponen Paket Rintis Paket Tumbuh
Iuran Rp149.000 Rp149.000
Biaya transaksi platform Rp10.430 (7%) Rp3.725 (2,5%)
MDR QRIS 0,7% Rp1.043 Rp1.043
Uang tersisa per anggota Rp137.527 Rp144.232

Selisih biaya langganan kedua paket adalah Rp400.000 per bulan, dan selisih biaya transaksinya 4,5 poin. Jadi, paket Tumbuh mulai lebih hemat ketika pendapatan iuran melewati sekitar Rp8,9 juta per bulan (Rp400.000 / 4,5%). Dengan iuran Rp149.000, itu setara sekitar 60 anggota.

Di TumbuhBareng, alur keanggotaan berbayar saat ini dikonfirmasi lewat WhatsApp: calon anggota menekan tombol Gabung, lalu admin menandai lunas setelah pembayaran diterima. Kalau kamu menerima pembayaran itu dengan QRIS milikmu, MDR dipotong oleh penyedia QRIS-mu. Perbandingan biayanya dengan platform lain ada di platform komunitas online Indonesia.

Kesalahan umum soal MDR QRIS

  1. Mengira QRIS gratis untuk semua nominal. Tarif 0% punya ambang. Paket tahunan Rp990.000 tetap kena MDR, walaupun iuran bulanannya tidak.
  2. Memakai tabel lama. Sejumlah rujukan masih menulis 0,7% untuk semua nominal. Periksa tanggal pembaruannya, termasuk di situs resmi.
  3. Menambah biaya ke pembeli. Ini dilarang, walaupun nominalnya kecil.
  4. Tidak memeriksa kategori. Kategori yang keliru membuat ambang dan tarifmu ikut keliru.
  5. Menyamakan MDR dengan biaya gateway. Keduanya lapisan yang berbeda, terutama untuk menjual produk digital lewat halaman checkout otomatis.
  6. Mengubah harga hanya karena ambang. Pilih harga dari nilai yang kamu berikan, lalu cek dampaknya.
  7. Mengabaikan paket tahunan. Satu pembayaran besar bisa melewati ambang, tetapi cara ini mengurangi pekerjaan menagih setiap bulan. Bandingkan keduanya, seperti saat menyusun ide komunitas berbayar.
  8. Tidak mencatat potongan. Cocokkan uang masuk dengan laporan penyedia setiap bulan, apalagi kalau kamu juga menjual e course atau kelas online.

Kesimpulan

MDR QRIS adalah biaya yang ditanggung merchant, dan sejak 1 Oktober 2026 tarifnya 0% sampai Rp100.000 untuk semua kategori serta sampai Rp500.000 untuk usaha mikro. Di atas ambang, tarif sesuai kategori tetap berlaku, dan biaya gateway atau platform dihitung terpisah.

Untuk kreator, langkahnya jelas: cek kategori merchant, hitung potongan per transaksi, tetapkan harga dari uang bersih yang kamu perlukan, dan jangan menambahkan biaya ke pembeli. Kalau ingin menjual akses komunitas dan kelas dalam satu tempat, kamu bisa membuat komunitas gratis di TumbuhBareng atau melihat contohnya di jelajah. Untuk bentuk komunitasnya sendiri, mulai dari komunitas eksklusif dan creator economy.

Sumber

  1. Bank Indonesia. MDR QRIS Bagi Merchant: Kategorisasi dan Simulasi. bi.go.id
  2. Bank Indonesia. Kartu Kredit Indonesia dan Kebijakan MDR 0%, siaran pers 17 Agustus 2026. bi.go.id
  3. Bank Indonesia. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). bi.go.id
  4. BCA. Informasi Penyesuaian Merchant Discount Rate (MDR) Transaksi QRIS. bca.co.id
  5. ANTARA. BI perluas kebijakan MDR QRIS 0 persen untuk pelaku UMKM. antaranews.com
  6. Bisnis.com. Tarif QRIS Usaha Mikro Jadi 0,3 Persen, BI Imbau Merchant Tak Bebankan ke Konsumen. bisnis.com
  7. Bank Sahabat Sampoerna. FAQ Sampoerna Mobile Merchant. banksampoerna.com
  8. Xendit. Biaya. xendit.co
  9. Midtrans. What is the applicable transaction fee for QRIS? docs.midtrans.com
  10. TumbuhBareng. Harga. tumbuhbareng.com/harga

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu MDR QRIS?

MDR QRIS adalah biaya jasa yang dikenakan penyelenggara jasa pembayaran kepada merchant saat bertransaksi dengan QRIS. Besarnya ditetapkan Bank Indonesia menurut kategori merchant dan nilai transaksi.

Berapa MDR QRIS terbaru?

Sejak 1 Oktober 2026, usaha mikro dikenai 0% sampai Rp500.000 dan 0,3% di atasnya. Usaha kecil, menengah, dan besar dikenai 0% sampai Rp100.000 dan 0,7% di atasnya. Pendidikan 0,6% dan SPBU 0,4% untuk transaksi di atas Rp100.000, sedangkan sampai Rp100.000 tarifnya 0%.

Apakah QRIS sekarang gratis untuk semua merchant?

Tidak untuk semua nominal. Tarif 0% untuk seluruh kategori hanya berlaku sampai Rp100.000 per transaksi, dan khusus usaha mikro sampai Rp500.000. Di atas ambang itu, tarif sesuai kategori tetap berlaku.

Siapa yang menanggung biaya QRIS, penjual atau pembeli?

Penjual. Bank Indonesia menyatakan MDR ditanggung merchant dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen. Penjual juga dilarang menambahkan biaya tambahan atau surcharge saat pembeli membayar dengan QRIS.

Apakah ambang Rp100.000 dihitung per hari atau per transaksi?

Tabel Bank Indonesia memakai nominal transaksi, jadi ambangnya dilihat per transaksi. Sepuluh iuran Rp99.000 dari sepuluh anggota tetap masing-masing berada di bawah ambang.

Apakah MDR berlaku juga untuk QRIS online?

BCA menyatakan penyesuaian tarif 1 Oktober 2026 berlaku untuk semua bentuk transaksi QRIS, termasuk dinamis, statis, dan integrasi API. Namun kalau kamu memakai payment gateway, tarif yang kamu bayar mengikuti daftar harga gateway tersebut.

Bagaimana cara mengetahui kategori merchant saya?

Periksa data merchant di aplikasi penyedia QRIS-mu atau tanyakan langsung ke penyedia tersebut. Bank Sahabat Sampoerna, misalnya, menjelaskan bahwa kategori merchant digolongkan menurut aset atau omzet.

Bolehkah saya memasukkan MDR ke harga jual?

Kamu boleh menghitung semua biaya usaha saat menetapkan harga jual yang sama untuk semua pembeli. Yang dilarang adalah menambahkan biaya khusus ketika pembeli membayar dengan QRIS. Kalau ragu soal kasusmu, tanyakan ke penyedia QRIS.

Siap membangun komunitasmu?

Mulai gratis. Diskusi, kelas, dan acara dalam satu tempat.